Review Jujur: Buku Copywriting Terlaris Indonesia
Saya beli. Saya baca. Saya kecewa dengan cara yang sudah saya prediksi tapi tetap saya beli. Ini bukan review untuk menjatuhkan. Ini review untuk memperingatkan.
Alan Sjahputra
Copywriter ยท 7 tahun frustrasi terstruktur
Kenapa saya tetap beli
Saya tahu apa yang akan saya dapatkan. Sampulnya berteriak "guru marketing." Blurb-nya menjanjikan "rahasia." Review-nya seragam mencurigakan dalam antusiasmenya.
Tapi saya beli karena saya ingin memahami apa yang dipelajari kebanyakan copywriter Indonesia. Dan sekarang saya paham. Itulah masalahnya.
Apa isinya
Template. Banyak template. Formula isi-titik-titik yang menjanjikan copy kamu jadi "tak tertahankan." AIDA dijelaskan untuk kesekian kalinya. PAS disajikan seolah-olah itu wahyu.
Tidak ada yang salah dengan template sebagai roda latihan. Masalahnya adalah ketika buku menyajikannya sebagai tujuan, bukan titik awal.
Apa yang hilang
Diskusi tentang strategi sebelum menulis
Cara riset audiens melampaui demografi
Kapan TIDAK menggunakan pemicu emosional
Cara mengukur apakah copy kamu benar-benar berhasil
Pengakuan bahwa copywriting itu sulit dan butuh bertahun-tahun untuk dikuasai
Buku yang membuat copywriting terlihat mudah adalah buku yang membuat copywriter buruk merasa percaya diri.
Verdiknya
Kalau kamu benar-benar baru di copywriting dan butuh pengantar yang lembut, buku ini tidak akan menyakitimu. Tapi kalau kamu serius soal keahlian ini, kamu akan melampaui isinya di bab tiga.
Lanjut baca
โ Semua tulisan