Headline Tokopedia yang Harusnya Saya Tulis
Mereka punya budget besar, tim besar, dan data besar. Tapi headline ini terasa seperti ditulis jam 3 pagi sebelum deadline. Saya bedah kenapa, dan tulis versi yang seharusnya.
Alan Sjahputra
Copywriter ยท 7 tahun frustrasi terstruktur
Headline aslinya
Saya tidak akan mengutip persis karena alasan legal, tapi kamu pasti pernah lihat. Ada di billboard, di aplikasi, di seluruh media sosial. Berusaha pintar tapi akhirnya membingungkan.
Apa yang salah
Headline itu berusaha melakukan tiga hal sekaligus: jadi witty, mengkomunikasikan promo, dan membangun personalitas brand. Kalau kamu berusaha melakukan tiga hal dalam delapan kata, biasanya kamu tidak mencapai satu pun.
Permainan kata membutuhkan konteks budaya yang tidak semua orang punya
Detail promo terkubur di subteks
Suara brand terasa dipaksakan, seperti bapak-bapak yang berusaha pakai bahasa gaul
Versi saya
Saya akan menyederhanakannya jadi satu pekerjaan: buat promo tidak bisa dilewatkan. Simpan personalitas untuk body copy di mana ada ruang untuk bernapas.
Headline terbaik tidak berusaha jadi pintar. Mereka berusaha jadi jelas. Kepintaran itu bonus, bukan syarat.
Kadang keputusan kreatif paling berani adalah menjadi sederhana.
Lanjut baca
โ Semua tulisan